CAFETRAN: UNTUK PROYEK-PROYEK PENERJEMAHAN PROFESIONAL


THE FOLLOWING ARTICLE IS IN BAHASA INDONESIA. IF YOU PREFER TO READ IT IN ENGLISH, PLEASE READ IT HERE.

“CafeTran (atau orang menyebutnya CT) adalah aplikasi CAT tool berbasis Java, yang dikemas dengan beragam fitur, tampilan yang menarik, dan mudah digunakan dengan mesin penerjemahan tingkat lanjut yang didukung sumber-sumber dan sistem penerjemahan online. CT memiliki beberapa fitur utama seperti mampu menangani banyak format file dan ia dapat berjalan di Windows, Mac, serta Linux.”

Belakangan, selama lebih dari dua minggu saya menguji CafeTran. Ia menawarkan masa uji coba selama 30 hari  dengan 30 segmen tiap sesi. Artinya, setiap setelah menerjemahkan 30 segmen, kita perlu me-restart aplikasi ini. Hal ini tidak mengapa bagi saya, walaupun beberapa saingan CT memberikan lebih banyak segmen yang dapat diterjemahkan dalam satu sesi uji coba maupun demo (beberapa CAT tool malah tidak membatasi jumlah segmen yang dapat kita terjemahkan, hanya membatasi jumlah hari untuk menggunakannya)

CT-UI

Tampilan antarmuka CafeTran

Fitur-fitur  Utama CT

Lintas platform. CT adalah CAT tool lintas platform profesional berbasis Java, yang dapat berjalan di Mac, Windows, dan Linux. Tentu ini memberi kita keuntungan. Sementara beberapa CAT tool profesional lainnya hanya berjalan di Windows, CT dapat berjalan baik di Linux dan Mac. Sehingga, jika tim kita memiliki komputer yang berbeda dengan sistem operasi yang juga berbeda, ini tidak akan menjadi masalah.

Stand-alone. CT tidak membutuhkan aplikasi lain untuk dapat bekerja (atau berkolaborasi). Instalasinya tidak memerlukan banyak waktu dan sangat ringan karena hanya memerlukan sedikit sekali RAM. Ia sangat cepat saat memulainya karena tidak terlalu banyak modul yang dijalankan.

Mampu menangani banyak format file populer. Sebagai CAT tool profesional, CT mampu menangani banyak format file populer seperti XLIFF, TTX, SDLXLIFF, SDLPPX, TXML, dan bahkan saya dapat menerjemahkan file berekstensi TT dari Github tanpa perlu mengkonversinya terlebih dahulu. Format-format lain seperti file TXT, file Microsoft Office (.docx, .xlsx, .pptx, .xml), format OpenOffice (.odt, .odg, .odp, .ods), file Transit, file MemoQ, file Deja Vu, file Wordfast, file .dxf AutoCAD, RESX, Adobe FrameMaker, dan Adobe InDesign juga didukung. Jika dokumen kita mengandung tag-tag pemformatan, CT juga dapat menanganinya dengan mudah. CT juga terintegrasi dengan sumber-sumber di internet dan mesin-mesin penerjemah seperti Google dan Bing untuk membantu penerjemah menemukan referensi.

CT-Files Supported

Format file yang didukung oleh CafeTran

Auto-complete. Fungsi auto-text atau auto-complete atau auto-writer (mungkin Anda lebih mengenalnya sebagai  text-expander, phrase-expander, atau word-expander) dapat mencegah kita dari cedera regangan berulang (Repetitive Strain Injury) yang dikarenakan oleh begitu seringnya mengetik kata, frasa, atau bahkan kalimat yang sama. Fitur ini juga menghemat waktu kita serta mengurangi kemungkinan terjadinya typo dengan menyarankan kata-kata atau frasa-frasa secara simultan berdasar memori yang aktif.

Memori penerjemahan. Keuntungan lain menggunakan CT adalah mudahnya pembuatan memori dari terjemahan yang sedang berlangsung dan kita dapat menggunakan sebanyak apapun memori yang kita inginkan dan kita perlukan. Kita dapat membuka memori-memori yang dibutuhkan dengan mengakses menu Memory – Open Memory (pintasan:  Alt + Shift + O)

CT-Memories

Translation memories pada CafeTran

Pusat memori dalam jaringan. Kapanpun Anda bekerja dalam sebuah tim, Anda akan benar-benar memerlukan fitur ini untuk berkolaborasi satu sama lain dalam membangun tim penerjemah yang solid dengan berbagi memori melalui jaringan.

Antarmuka. Para penerjemah mungkin tak begitu fokus tentang CAT tool mereka terlihat seperti apa. Tapi CT memberikan opsi untuk mengubah tema tampilan antarmuka dan warnanya. Mungkin ini akan berguna untuk mengubah suasana hati kita selama menerjemahkan 🙂 Tidak hanya penampilannya, kita juga dapat mengganti bahasa antarmukanya. Bahasa antarmuka yang didukung antara lain bahasa Inggris (khususnya Inggris-Amerika), bahasa Polandia, dan bahasa Latvia. Semua fungsi ini dapat diakses dari menu Edit – Appearance.

Bagaimana Cara Menggunakan CafeTran

Penerjemah profesional mungkin tidak akan menemukan kesulitan jika harus berpindah dari CAT tool lain ke CT. Namun bagi para pemula, dapat mengikuti tutorial CT di http://cafetranhelp.com/ atau ikuti langkah-langkah sederhana berikut ini:

Segera setelah Anda menjalankan CT, jendela berikut akan tampil. Untuk membuat proyek baru yang berisi dokumen yang akan Anda terjemahkan, arahkan mouse Anda ke bagian New Project. Di sana, pada menu drop-down, Anda dapat memilih opsi yang dirasa perlu. Jika tidak yakin, klik saja tombol OK.

CT-Project Manager

Project manager di CafeTran

Kemudian, pada jendela baru, Anda akan diminta untuk memasukkan nama proyek, lokasi simpan proyek, dan lokasi file-file asli yang akan diterjemahkan. Jika Anda menggunakan Windows, saya sarankan untuk menyimpan lokasi proyek di luar direktori default, yang biasanya terletak di direktori sistem (drive C), untuk menghindari hal-hal yang tak diinginkan seperti kerusakan sistem. Jika kemudian Anda ingin menambahkan lebih banyak dokumen ke dalam proyek yang sedang berlangsung, Anda dapat menggunakan menu Project – Add document ….

Berikutnya adalah pengaturan dokumen. Di sini Anda perlu menentukan pasangan bahasa (bahasa sumber dan bahasa target), memilih tipe file, mode segmentasi, informasi pembayaran, dan bahkan memodifikasi parameter-parameter yang terletak pada menu (tombol) Options. Anda juga dapat mengatur properti proyek, di mana Anda dapat menuliskan nama klien, subyek terjemahan, dll. Setelah Anda klik OK, dokumen Anda akan sudah siap Anda terjemahkan. Klik saja tombol Start dan mulailah menerjemahkan.

CT-Start Translating

Mulai menerjemahkan

Di CT, Anda akan melihat 3 area di bawah barisan menu: sisi kiri-atas (untuk segmen / dokumen sumber), sisi kanan-atas (untuk terjemahan / bahasa target), dan area bawah yang lebar (untuk menampilkan daftar memori).

Selama proses penerjemahan, Anda dapat selalu memantau segmen yang sudah diterjemahkan dan yang belum dari menu View. Anda dapat selalu mengubah tampilan dari mode All segments ke Translated segments, atau ke Untranslated segments, atau ke mode tampilan lainnya yang diperlukan.

Nanti, setelah Anda selesai menerjemahkan dokumen Anda, Anda dapat mengekspornya kembali ke format asalnya dengan menekan tombol Alt + End atau dengan mengakses menu Project – Export current document. Tetapi, sebelum Anda mengekspor dan menyatakan bahwa dokumen tersebut “selesai”, jangan lupa untuk memerika konsistensi terjemahan Anda terlebih dahulu, melalui menu QA – Check all. Hal ini akan memastikan bahwa hasil terjemahan Anda sudah konsisten dan ‘lulus uji kualitas’.

Tak Dapat Menerjemahkan File Tertentu?

Banyak format-format file populer dapat diterjemahkan di CT. Namun saya tidak dapat menerjemahkan file PDF saya, lalu apa yang harus saya lakukan? Bahkan PDF juga format yang populer. Baiklah, jadi CT itu memiliki fitur yang bekerja sebagai ‘alternative clipboard workflow’ untuk menerjemahkan format-format file yang tidak didukung. Alur kerja ini memungkinkan kita menerjemahkan segmen-segmen dari aplikasi eksternal yang dokumennya tidak mudah diubah ke format lain yang dapat diedit. Contohnya adalah file PDF yang hanya dapat diedit menggunakan perangkat lunak khusus. CT dapat berkomunikasi dengan perangkat lunak lainnya dengan perantaraan clipboard (lihat: http://cafetran.wikidot.com/using-the-clipboard-workflow).

Di Project Manager, pilih tombol “Translate through clipboard”. Tuliskan nama proyek pada panel Project Info dan klik OK. Buka sebanyak mungkin memori penerjemahan yang ingin Anda gunakan. Jikalau perlu, buka sumber-sumber lain dari Library seperti glosari, referensi online, dll. Mulai menerjemahkan dengan menekan tombol Start di kotak segmen target.

Pada aplikasi yang Anda gunakan untuk membuka dokumen, salin bagian dari teks seperti kalimat atau paragraf. Anda tidak perlu mem-paste-nya di CT. Segmen pertama dari teks akan muncul pada kotak segmen sumber dan query-nya akan dibuat secara otomatis. Tulis terjemahan dari segmen ini pada kotak segmen target. Gunakan tombol Next atau segment action untuk memproses penerjemahannya. Add segment akan menambahkan segmen ini ke dalam memori.

Ketika segmen terakhir diterjemahkan, keseluruhan teks akan ditransfer kembali ke clipboard untuk kemudian dapat di-paste ke aplikasi. Gunakan fungsi Copy – Translate – Transfer ini sampai Anda selesai menerjemahkan keseluruhan dokumen. Gunakan tombol-tombol pada kotak segmen target atau pintasan keyboard untuk melompat ke segmen sebelum atau sesudahnya. Saat penerjemahan selesai, simpan proyek beserta memori dan glosari yang telah diperbaharui.

Jadi, ini mudah, dan dalam kasus saya, saya tidak memerlukan aplikasi pihak ke-3 seperti konverter PDF. Gambar-gambar berikut menunjukkan kepada Anda sebuah “proyek” penerjemahan yang diambil dari clipboard dan pratayang  dari dokumen sumbernya. Adapun gambar dan pratayang dokumen sumber tersebut hanya untuk keperluan ilustrasi. Dokumen PDF yang asli dapat ditemukan di sini

CT-Clipboard

Segmen-segmen dari clipboard

CT-Original Clipboard Source

Pratayang dari sumber original clipboard

Akhirnya, CT adalah sebuah CAT tool yang wajib dimiliki jika Anda ingin proses penerjemahan Anda berjalan sederhana, cepat, dan murah (CT hanya seharga 80 Euro, dan satu lisensinya dapat digunakan pada dua komputer, misalnya: pada PC dan laptop). Menguntungkan, bukan?

Posted on March 17, 2014, in Translation Software and tagged . Bookmark the permalink. 5 Comments.

  1. Trims, mas Khadis. Well done.

    • Hi, thanks for visiting (again) 😀

      I knew that I needed to write more since my writing in http://myenglishcamp.wordpress.com/ was incomplete, and because I have this new blog–special to put “software reviews”–so I wrote more here 😀

      And for your request about “Tokenizer” in OmegaT, I’ll post it next month. Saya masih “meraba-raba” cara penggunaanya 😀

      • Ya, cukup sulit, tokenizernya. In CafeTran, you can set “Prefix Matching”, and use pipe characters for suffixes. Could be useful for Bahasa Indonesia as a source language, but since I only do ENG/GER>DUT, I have no idea how useful.

      • Aha, “Prefix Matching” wasn’t in my test. Thanks for showing me this great feature. It’s good to be added to my next update. I’ll keep updating the content of my article along my test 😀

  1. Pingback: CAFETRAN: POWERFUL CAT TOOL FOR ANY TRANSLATION PROJECTS | ActiveTranslation By Khadis

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: